Kamis, 05 Mei 2016

Rahasia Doodle Sigmund Freud di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/sigmund-freuds-160th-birthday-4918124856999936-hp.jpg

Sigmund Freud mendapatkan penghormatan besar karena ulang tahun ke-160-nya dirayakan di Google hari ini. Namun doodle yang ditampilkan oleh Kevin Laughlin tentang Freud tergolong unik, menggambarkan sosok bapak psikoanalisis ini tengah terbaring tidur, dengan latar belakang gunung es di tengah samudera.

Apakah rahasia doodle Sigmund Freud pada Kamis, 6 Mei 2016 ini?

Sigmund Freud yang lahir di Pribor, Ceko pada 6 Mei 1856 dikenal sebagai sosok penting yang mendirikan aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi. Gagasan utama Freud adalah, manusia memiliki tiga tingkat kesadaran, yaitu sadar (kondisi umum ketika terjaga), prasadar, dan tak sadar. Dan, pada google doodle hari ini, gagasan Freud tersebut ditampilkan dengan menarik.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAv3IoM-FbzL8_Tba0UGpt0yd5qd7bORyUZM1b2y4bBbdrQr_IDTgT8y45W4ggBhhshOALxBPmco-An3-c7zcvDyLMBzT-vX4I7lMfnwulEXZjaUXBNp-xi0BHQ4tyFeehnexc3VDS5a4/s1600/Freud.jpg
Posisi Sigmund Freud yang tengah tertidur, menggambarkan ide, bahwa manusia memiliki pikiran bawah sadar (sub-conscious mind). Mimpi adalah pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar. Pesan yang disampaikan tersebut ‘acak’, bisa berisi keinginan, ketakutan, atau berbagai macam aktivitas emosi lain. Bahkan aktivitas emosi yang sama sekali tidak disadari alam sadar pun bisa tertampilkan.

Yang menarik, dalam doodle di google hari ini, tampak pula gunung es yang permukaannya lebih kecil daripada bagian yang tenggalam dalam samudera. Ini adalah konsep Freud tentang perbandingan alam sadar dan alam bawah sadar. Ia menganalogikan keduanya dengan fenomena gunung es, bahwa  bagian gunung es yang terlihat ke permukaan air (alam sadar) jauh lebih kecil daripada bagian yang tenggelam (alam tak sadar).

Pengaruh Sigmund Freud demikian terasa hingga saat ini. Berbagai karyanya juga sudah dibaca khalayak ramai, di antaranya The Interpretation of Dreams (1899), The Psychopathology of Everyday Life (1901), Totem and Taboo (1913), The Ego and the Id (1923), hingga Moses and Monotheism (1939). Karya-karya tersebut sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.


Sumber : Sidomi

Selasa, 03 Mei 2016

Data & Fakta Jane Jacobs Pakar Studi Urban di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/jane-jacobss-100th-birthday-5122456077467648-hp.png

Jane Jacobs, pakar studi urban terkemuka, dirayakan ulang tahun ke-100-nya oleh Google Doodle hari ini. Perempuan kelahiran 4 Mei 1916 ini memiliki pengaruh besar, terutama melalui bukunya, The Death and Life of Great American Cities yang dirilis pada 1961. Sepanjang hidupnya, Jane Jacobs juga dikenal sebagai wartawan dan aktivis.

Ketika kita membuka halaman utama Google hari ini Rabu, 4 Mei 2016, mata pasti tertumbuk pada doodle unik yang menggambarkan tata kota yang rapi, dengan sosok perempuan berambut abu-abu dan kacamata biru. Dia adalah Jane Jacobs, yang lahir dengan nama Jane Butzer di Scranton, Pennsylavnia, 4 Mei tepat 100 tahun lalu.

http://a5.files.biography.com/image/upload/c_fit,cs_srgb,dpr_1.0,h_1200,q_80,w_1200/MTE5NTU2MzE2MjU3MjI0MjAz.jpg
Fakta pertama, Jane Jacobs tidak memiliki gelar sarjana atau pelatihan formal yang berkaitan dengan tata kota. Saat berkuliah di Columbia University untuk School of General Studies (Studi Umum), Jane mengambil minat di bidang geologi, zoologi, hukum, ilmu politik, dan ekonomi. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi kemampuan Jane dalam bidang tata kota yang didalaminya kelak.

Fakta kedua, buku The Death and Life of Great American Cities hanyalah salah satu dari beberapa buku yang ditulis oleh Jane Jacobs. Yang lain adalah The Economy of Cities (1969), The Question of Separatism: Quebec and the Struggle over Sovereignty (1980), Cities and the Wealth of Nations (1984), dan Dark Age Ahead (2004). Jane juga sempat menulis buku anak The Girl on the Hat (1990).

Fakta ketiga, buku The Death and Life of Great American Cities ditulis oleh Jane Jacobs sebagai kritik atas kebijakan urban planning Amerika Serikat di dekade 1950-an. Jane menitikberatkan bahwa ternyata pembaharuan perkotaan yang dicanangkan AS kala itu, tidak menghormati kebutuhan utama penghuni kota.

Fakta keempat, Jane Jacobs adalah  pencetus gerakan akar rumput yang bertujuan penentang penggusuran diGreenwich Village, New York City. Perjuangan Jane sempat berbuah buruk, kala ia mesti dipenjara pada 10 April 1968 karena dituduh menjadi provokator kerusuhan dan menghalangi administrasi publik. Namun, hal tersebut tak pernah mematahkan semangat Jane untuk mencari bentuk yang ‘lebih manusiawi’ dari tata kota.


Sumber : Sidomi

Sabtu, 30 April 2016

Hari Buruh 2016 di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/labor-day-2016-6284323620651008-hp.jpg

Peristiwa hari buruh 2016 menjadi Google Doodle hari ini. Seperti hari buruh 2015, Google juga ikut mengucapkan selamat hari buruh sedunia dengan gambar hari buruh. Melalui Google Doodles Today, tim mencoba menggambar Doodle hari ini dengan judul Labour Day 2016. Gambar Doodle ini dijadikan sebagai pengganti ucapan hari buruh nasional sekaligus hari buruh sedunia.

Sejarah hari buruh dimulai dari mogok kerja yang dilakukan pekerja Amerika Serikat. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut pengurangan jam kerja. Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu.

Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya sebagai hari libur umum. Pada tahun 1894, Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional. Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions.

Seperti dilansir dari Wikipedia, tanggal 1 Mei dipilih sebagai hari buruh di dunia, karena pada tahun 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions terinspirasi kesuksesan aksi buruh di Kanada yang terjadi pada tahun 1872. Para buruh menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

Di sejumlah negara, hari buruh adalah hari libur untuk para pekerja kelas menengah ke bawah. Namun peristiwa hari buruh di Indonesia tidak demikian, karena tidak ada libur pada hari buruh. Hanya saja, hari buruh pada tanggal 1 Mei 2016 bertepatan dengan hari Minggu. Walaupun tidak ikut meliburkan pekerja, tim Doodle tetap memasukkan Indonesia sebagai negara yang ikut merayakan peristiwa hari buruh 2016 sebagai Google Doodle hari ini, yang dikenal sebagai May Day 2016 atau Labour Day 2016.


Sumber : http://www.jatimtech.com

Claude Shannon Bapak Era Digital di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/claude-shannons-100th-birthday-5731852344098816.3-hp.gif

Ulang tahun ke-100 Claude Shannon, bapak era digital, dirayakan di Google doodle hari ini. Sabtu, 30 April 2016 adalah hari istimewa, bertepatan dengan seabad kelahiran sang ahli matematika, ilmuwan teknik elektro, dan kriptografer. Tesis masternya adalah batu peletak dasar komputasi digital elektronik sehingga  disebut sebagai tesis master terpenting abad XX lalu.

Jika kita menelusuri halaman utama Google hari ini, akan tampak animasi seorang pria berdasi yang melakukan atraksi sulap melemparkan bola. Namun jika diperhatikan, bola yang dilemparkannya adalah angka 1 dan nol. Hal ini bukan tanpa maksud. Doodler Nate Swinehart ingin merayakan kelahiran Claude Shannon yang terjadi di Petoskey, Michigan, AS pada 30 April 1916.

Kecerdasan Claude Shannon tidak terbantahkan lagi. Sosok yang meninggal pada 24 Februari 2001 ini diangap sejajar dengan Albert Einstein dan Alan Turing. Karyanya dalam bidang komunikasi elektronik dan pemrosesan sinyal, telah menyebabkan perubahan besar dalam penyimpanan dan transmisi data.

http://www.radarindo.com/wp-content/uploads/2016/04/CS-3.jpg
Pada tahun 1937, Shannon menulis makalah berjudul ” A Symbolic Analysis of Relay and Switching Circuits” untuk tesis masternya. Tulisan yang dipublikasikan setahun kemudian ini menghadirkan Alfred Noble Prize untuk sang ilmuwan. Tulisan tersebut bahkan disebut oleh Howard Gardner, profesor terkemuka sebagai “tesis master paling terkenal dan paling penting abad ini.”

Pada 1948, artikel Shannon berjudul “A Mathematical Theory of Communication” diterbitkan. Artikel ini berfokus pada cara terbaik untuk menyalurkan informasi yang hendak ditransmisikan oleh pengirim data.
Artikel tersebut mengupas lima elemen penting dalam komunikasi, yaitu sumber informasi, alat transmisi (transmitter), saluran, alat penerima (receiver), dan tujuan/ destinasi. Langkah yang dipakai Shannon adalah mengkodekan informasi dalam bilangan biner (“0″ dan “1”). Hal inilah yang kemudian ditampilkan dalam doodle hari ini.

Dalam doodle tersebut tampak Shannon yang berada di antara transmiter (kotak Goo) dan receiver (kotak Gle), menyusun informasi dalam bilangan biner layaknya sulap. Dan memang, yang dikerjakan Shannon adalah sulap yang terus memukau kita hingga hari ini.


Sumber : Sidomi

Kamis, 21 April 2016

Hari Bumi 2016 di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/earth-day-2016-5741289212477440.2-5733935958982656-ror.jpg 
https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/earth-day-2016-5741289212477440.4-5728116278296576-ror.jpg 
https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/earth-day-2016-5741289212477440.3-5700735861784576-ror.jpg 
https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/earth-day-2016-5741289212477440.2-5643440998055936-ror.jpg
https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/earth-day-2016-5741289212477440.3-5653164804014080-ror.jpg

Google turut memperingati "Hari Bumi" yang jatuh pada Jumat (22/4/2016) ini. Raksasa mesin pencari tersebut mematrikan lima doodle pada laman utamanya.

Doodle pertama menggambarkan seekor beruang kutub di tengah luasnya padang salju. Doodle lainnya memperlihatkan seekor rubah merah sedang berlari di tengah hutan.
Ada juga gajah di tengah padang pasir, penyu di tengah gurun, serta terumbu karang dan gurita di tengah luasnya samudra.

Binatang-binatang yang tampak kesepian di habitatnya menunjukan gejala kelangkaan masing-masing spesies. Hal tersebut tak lepas dari perubahan iklim dan kondisi geografis lainnya.

Tiap kali membuka situs Google.com, pengguna bakal melihat satu di antara lima doodle tersebut secara random, sebagaimana dipantau KompasTekno, Jumat (22/4/2016). Hal tersebut untuk menyegarkan penglihatan pengguna dengan berbagai jenis kondisi alam di muka bumi.

Hari Bumi dicanangkan pertama kali pada 22 April 1970 oleh Senator Amerika Serikat sekaligus pengajar lingkungan hidup Gaylord Nelson. Sebelumnya, ide itu telah dikemukakan oleh aktivis kedamaian John McConnell pada 1969.

Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari peringatan internasional. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet satu-satunya tempat manusia tinggal.
Tanggal 22 April bertepatan pula dengan musim semi di belahan Bumi Utara dan musim gugur di belahan Bumi Selatan.


Sumber : http://tekno.kompas.com

Selamat Hari Kartini di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/ra-kartinis-137th-birthday-5768297812328448-hp.jpg

Hari Kartini dirayakan di Google Doodle hari ini Kamis, 21 April 2016. Demi memperingati hari ulang tahun ke-137 Ibu Kita Kartini, Google mempersembahkan doodle unik bertema klasik, yang menginspirasi kita untuk mencontoh keteladanan Kartini, pelopor pendidikan untuk perempuan dan pejuang hak wanita Indonesia.

Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April 1879 di keluarga priyayi Jawa. Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, diangkat sebagai bupati Jepara. Meskipun ibu Kartini, M.A. Ngasirah adalah istri pertama Ario Sosroningrat, ia bukanlah istri utama. Pasalnya, ibu Kartini tidak berasal dari kalangan bangsawan tinggi.

Kartini sejak kecil mendapatkan hak istimewa yang tidak terjadi pada kebanyakan anak perempuan kala itu.

http://mitrawacana.or.id/wp-content/uploads/2013/04/RA-Kartini.jpg
Sang kakek, Pangeran Ario Tjondronegoro, dikenal sebagai salah satu bupati pertama yang membuka kesempatan untuk anak-anaknya memperoleh pendidikan Barat. Hal itu menular pada ayah Kartini, yang memperbolehkan sang putri bersekolah di ELS  ((Europese Lagere School) hingga usia 12 tahun.

Kartini yang di sekolah mendapatkan pelajaran bahasa Belanda, memanfaatkan hal ini untuk berkorespondensi dengan teman-temannya di Belanda. Pasokan ilmu Kartini yang terus bertambah berkat membaca surat kabar dan majalah, menjadikan Kartini makin cerdas. Tulisannya beberapa kali dimuat di De Hollande Lelie, majalah wantia Belanda. Kartini tidak hanya menyoroti emansipasi wanita secara khusus, tetapi juga masalah sosial pada umumnya.

Kartini bermimpi untuk membuka sekolah bagi perempuan Jawa. Meskipun mimpi itu tidak terwujud semasa ia hidup –Kartini meninggal di usia 25 tahun— karya-karya Kartini mendapatkan perhatian khusus dari seorang politisi Belanda, J,H. Abendanon. Koleksi surat Kartini yang diterbitkan Abendanon menjadi salah satu wacana baru untuk menilik kembali ketidakadilan sistem
kolonial Belanda kala itu. Perjuangan Kartini terus menjadi inspirasi banyak orang hingga saat ini. Karyanya yang paling terkenal adalah, Habis Gelap Terbitlah Terang yang diterbitkan balai Pustaka pada 1922.


Sumber : Sidomi

Kamis, 14 April 2016

Samaun Samadikun di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/samaun-samadikuns-85th-birthday-5640351287083008.2-hp.jpg

Siapakah sosok Samaun Samadikun yang muncul di Google doodle hari ini Jumat, 15 April 2016? Khusus untuk sosok yang disebut sebagai Bapak Mikroelektronika Indonesia, Google menampilkan doodle untuk memperingati hari ulang tahun Prof. Samaun yang terjadi pada 15 April 1931, atau 85 tahun yang lampau.

Saat kita berkunjung ke google hari ini, akan ditemui sosok dengan wajah khas Indonesia, berdasi, dengan latar belakang kabel dan perangkat lain. Dialah Samaun Samadikun, tokoh Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/53/Samaun-cover-buku-lipi.jpg
Prof. Samaun yang dari garis ibu masih keturunan Sultan Hamengkubowo I ini, adalah sosok luar biasa yang berbalut kesederhanaan. Beliau semasa hidup banyak menulis publikasi ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional dalam bidang industri elektronika, energi, instrumentasi nuklir, dan seterusnya.

Prof. Samaun Samadikun memiliki paten untuk penemuan  ‘proses pembentukan daerah dengan ketebalan yang dikehendaki dalam silicon wafer’, bersama rekan beliau Prof. Kensall D. Wise. Tidak hanya itu, sumbangsih lain Prof. Samaun untuk dunia pendidikan sangatlah besar.

Beliau yang Ph.D di bidang teknik elektro dari Universitas Stanford di Amerika Serikat, adalah adalah salah satu pendiri dari Akademi Ilmu Pengetahuan Islam. Prof Samaun yang punya pernyataan “i am a simple engineer” ini juga pernah menjadi anggota MPR sebagai Utusan Golongan pada masa jabatan 1987 hingga 1992.

Salah satu terobosan lain adalah, cita-cita Prof. Samaun untuk menjadikan kota Bandung sebagai kota chip di Indonesia. Beliau juga muncul sebagai pemrakarsa program Bandung High Technology Valley (BHTV).

Beberapa penghargaan yang pernah diterima beliau adalah The 1998 Award of ASEAN atas dedikasi di bidang ilmu pengetahuan. Selain itu ada pula penghargaan Satya Lencana Karya Satya Kelas I pada 1984, dan Bintang Mahaputra Utama untuk Prof. Samaun 10 tahun kemudian.


Sumber : Sidomi