Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Desember 2012

Ketahui Mitos dan Fakta Seputar HIV/AIDS


Sebagai penyakit yang belum juga ada penyembuhnya secara medis, banyak orang masih percaya berbagai mitos penularan virus HIV. Akibatnya, ODHA (Orang dengan HIV dan AIDS) masih dijauhi.

Berdekatan dengan ODHA saat berkeringat, memakai peralatan makan yang sama, dan segala macam kontak fisik sebisa mungkin dihindari agar semakin minim terjadi penularan. Apakah benar demikian? Inilah mitos dan fakta seputar AIDS

Mitos: HIV dapat menular melalui penggunaan alat makan bersama ?
Fakta: Tidak terdapat bukti bahwa HIV dapat ditularkan melalui penggunaan alat makan secara bersama.

 
Mitos: HIV dapat ditularkan melalui jabat tangan ?
Fakta: HIV tidak ditularkan oleh kontak sehari-hari dalam kegiatan sosial, di sekolah ataupun di tempat kerja. Anda tidak dapat terinfeksi hanya karena Anda berjabat tangan, berpelukan, menggunakan toilet bersama, minum dari gelas yang juga digunakan oleh seseorang yang terkena HIV, atau berada berdekatan dengan seseorang yang terinfeksi yang sedang bersin atau batuk.


Mitos: HIV hanya menjangkiti kelompok homoseksual atau pengguna narkoba saja ?
Fakta: Tidak. Setiap orang yang melakukan hubungan seks yang tidak terlindungi, berbagi penggunaan alat suntikan atau diberi transfusi dengan darah yang terkontaminasi HIV dapat tertular. Bayi dapat terinfeksi HIV dari ibunya selama masa kehamilan, selama proses persalinan atau setelah kelahiran melalui pemberian air susu ibu.

Mitos: Kita dapat mengetahui bahwa seseorang terkena HIV hanya dengan melihat dari penampilannya.
Fakta: Kita tidak dapat mengetahui bahwa seseorang HIV positif hanya dengan melihat penampilan mereka. Seseorang yang sudah terinfeksi HIV bisa saja nampak sehat dan merasa baik-baik saja, namun mereka tetap dapat menularkan virusnya. Tes darah merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak.

 
Mitos: Minum antibiotik sebelum melakukan hubungan seks dapat mencegah terkena infeksi menular seksual (IMS).
Fakta: Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi, bukan untuk pencegahan. Pencegahan IMS hanya dapat dilakukan dengan penggunaan kondom secara konsisten dan benar ketika melakukan seks beresiko. Satu hal lagi, IMS merupakan pintu masuk virus HIV untuk masuk ke dalam tubuh manusia.

 
Mitos: Anak dari ibu yang terinfeksi HIV pasti juga positif HIV.
Fakta: Kemungkinan penularan dari ibu ke anak menurut penelitian adalah 25% – 40% (bukan 100%). Tapi dengan adanya program PMTCT (Prevention Mother to Child Transmission), maka kemungkinan penularan bisa ditekan hingga di bawah 2%. Hal ini memberikan kemungkinan besar bagi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) untuk bisa mempunyai anak yang terbebas dari HIV.

 
Mitos: Terapi antiretroviral dapat mencegah penularan HIV.
Fakta: Terapi antiretroviral tidal dapat mencegah penularan virus ke orang lain. Terapi dapat membantu menurunkan jumlah virus ke tingkat yang tidak terdeteksi, namun virusnya masih tetap ada dalam tubuh dan dapat ditularkan ke orang lain melalui hubungan seksual, dengan bergantian memakai peralatan suntikan atau melalui ibu yang menyusui bayinya.


 
Mitos: Nyamuk dapat menularkan HIV
Fakta: Nyamuk tidak menularkan darah orang lain yang mereka hisap kepada korban baru. HIV / AIDS tidak mereproduksi pada serangga, sehingga virus ini tidak dapat bertahan hidup pada nyamuk untuk ditransmisikan melalui air liur.

Mitos: orang yang positif HIV tampak sakit
Fakta: Seseorang bisa terinfeksi HIV/ AIDS selama lebih dari 10 tahun tanpa menunjukkan tanda atau gejala. Selama bertahun-tahun, orang yang terkena HIV bisa terlihat sehat, mampu bekerja seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.

 
Mitos: Terinfeksi HIV berarti vonis mati.
Fakta: Dengan perawatan dan pengobatan serta pola hidup sehat, seseorang yang terinfeksi HIV tetap dapat sehat dan berumur panjang. ARV (Antiretroviral) adalah kemajuan penemuan pengobatan yang mampu menekan perkembangan virus sehingga kekebalan tubuh tetap pada posisi aman. Fase AIDS dapat dicegah dengan kemampuan ARV sehingga orang yang terinfeksi HIV dapat tetap hidup sehat, walaupun virus HIV ada dalam tubuhnya.

 
Semoga dengan memahami fakta tentang AIDS bisa membuat kita tidak lagi menjauhi ODHA. Namun, patut diingat pengguna narkoba dan pelaku seks bebas sangat rentan terhadap penularan AIDS. 

Sabtu, 22 Desember 2012

5 Ide Sederhana yang Bikin Penemunya Kaya Raya


Terkadang gagasan yang tiba-tiba muncul di kepala, walau seolah terlihat sepele bisa menjadi penemuan baru. Selain bermanfaat bagi orang banyak, juga membuat si penemu kaya raya. Ini contohnya: 

1.Bette Graham - Mistake Out



Sekitar tahun 1951, Ms Graham menjadi sekretaris eksekutif yang sering mengetik dokumen penting. Agar tak usah mengulang mengetik dokumen setiap kali ada salah ketik, ia menggunakan cat putih yang ia ramu sendiri. Ternyata cat putih plus kuas kecil yang dinamakannya Mistake Out itu disukai teman-temannya juga. Akhirnya ia mendirikan pabrik Mistake Out.
Pada tahun 1972, omset usahanya sudah lima juta botol Mistake Out setiap tahunnya. Ketika ia meninggal tahun 1980, kekayaannya mencapai 47,5 juta dolar AS. Siapa sangka ide kecil itu bisa membuatnya kaya.
Mistake Out dikenal juga sebagai Liquid Paper, atau kita menyebutnya "Tipe-X".

2.Earle Dickson - Band-Aid

40truetalesofdoinguntoothers.wordpress.com

Capek berkali-kali menempelkan perban pada jari istrinya yang sering terluka saat mengiris makanan di dapur, Earle Dickson menemukan cara jitu. Ia menggunting kain kasa kecil lalu menempelkannya di selotip.
Dengan cara ini, kain kasa jadi mudah ditempelkan pada luka kecil. Ternyata ide yang dimunculkan pada sekitar tahun 1920-an itu cukup brilian sampai-sampai perusahaan tempatnya bekerja, Johnson & Johnson memproduksinya secara massal dan Earle Dickson sendiri diangkat menjadi wakil presiden Johnson & Johnson.

3. Albert J. Parkhouse - Gantungan Baju


Ia kehabisan cantelan jaket di dinding saat tiba di tempatnya bekerja. Albert J. Parkhouse, yang bekerja di pabrik kawat pada sekitar tahun 1903 akhirnya menemukan ide. Kawat ia bentuk oval dengan dua ujung kawat disatukan sehingga menjadi kaitan. Dengan kawat bentukan, itu ia bisa menggantungkan jaket dan mencantelkannya dengan mudah di dinding, tanpa mengganggu jaket lain yang ada di sana. Itulah awal ditemukannya gantungan baju.
Sekarang siapa yang tak membutuhkan gantungan baju? Ide kecil itu kini jadi bisnis besar. Inilah bukti bahwa masalah kecil bisa jadi ide sukses yang luar biasa.

4. Arthur Fry - Post-it

 realisemyproduct.co.uk

Bagaimana cara membuat catatan yang mudah ditempel, mudah dilihat, dan mudah pula dilepas? Arthur Fry punya caranya. Idenya didapat dari temannya yang memanfaatkan lem gagal (tidak lengket) sebagai bahan penempel kertas untuk menandai halaman di kitabnya. 

Arthur lalu mengembangkannya menjadi produk yang belakangan dikenal sebagai Post-it.Post-it, ide kecil itu, kemudian menjadi produk andalan 3M (perusahaan yang mempekerjakan Arthur) dan menjadi bisnis besar. Kini, dunia mengenalnya sebagai "kertas catatan tempel" yang populer. 

5. Toru Kumon - Kumon 

Anak pertama Toru Kumon, seorang guru matematika SMA di Jepang, sulit belajar matematika. Kumon lalu membuat metode (modul) pelajaran matematika bagi anaknya agar memudahkannya memahami ilmu hitung ini pada tahun 1954. Metode itu ia namakan Metode Kumon. Ternyata dengan metode itu anaknya bisa mengikuti pelajaran matematika dengan sangat baik. Setelah itu para tetangganya ingin mencoba metode yang sama. Kumon lalumendirikan Kumon Center.

Kini sebanyak 26.000 Kumon Center berdiri di 44 negara dengan pola pengembangan jaringan franchise.



Jadi, tak ada salahnya membiarkan pikiran mengembara mencari ide-ide kreatif. Tak heran, orang-orang yang bekerja di bidang kreatif selalu dianjurkan memiliki pola pikir yang "out of the box". Dari ide-ide yang tak lazim maka penemuan-penemuan baru bermunculan.

Pastinya, 5 penemu di atas bermula dari pengamatan terhadap sesuatu hal, lalu membiarkan pikiran mencari solusi. Dari sana muncullah ide. Awalnya hanya ada dalam "impian". Akhirnya kesuksesan diraih ketika bangun dan menangkap mimpi, serta menjadikannya kenyataan.

Rabu, 12 Desember 2012

6 Fakta Mengejutkan Restoran Cepat Saji



Sudah banyak orang yang tahu kalau makanan cepat sajitidak menyehatkan dan sebaiknya tidak dikonsumsi sesering mungkin. 

Namun di balik rasa dan penyajiannya, ada fakta lain yang mengejutkan mengenai industri makanan cepatsaji. 

Simak selengkapnya seperti yang dilansir dariHuffington Post berikut ini.

Entah makanan atau bukan
Salah seorang pengguna akun Reddit pernah menceritakanbahwa ia pernah meninggalkan sekantung nugget ayam dilemari penyimpanan sewaktu masih bekerja di McDonald.Ternyata nugget tersebut meleleh menjadi cairan. Entah apa sebenarnya bahan dari nugget tersebut.

Untung besar vs upah kecil
Lebih dari 60 persen pekerja menerima gaji yang rendah padahal direkrut oleh industri makanan cepat saji ternama. Ironisnya, 90 persen dari perusahaan tersebut sebenarnya punya keuntungan yang sangat banyak.

Tidak dibayar jika sakit
Sekitar 40 persen pekerja di restoran cepat saji tidak pernah digaji jika mereka izin tidak masuk karena sakit. Sehingga daripada tidak menerima gaji, pegawai tetap berusaha masuk meskipun sedang tidak enak badan.

Mencabut asuransi kesehatan
Daripada membuang uang untuk mengasuransikan pegawainya, banyak pimpinan dari industri makanan cepat saji mencabut asuransi kesehatan bawahannya. Mereka lebih memilih untuk mengurangi jam bekerja agar pegawai tidak terlalu kelelahan.

Gaji rendah
Rata-rata gaji pegawai di McDonald's, Wendy's, Burger King, dan Taco Bell di Amerika Serikat kurang dari USD 8 (sekitar Rp 70.000) per jam. Angka tersebut tergolong sangat rendah sehingga membuat pekerjaan sebagai pegawai restoran cepat saji dianggap sebagai profesi termurah di sana.

McDonald's paling berkembang
Di antara restoran cepat saji lainnya, McDonald's adalah restoran yang paling cepat berkembang. Keuntungannya pada tahun 2008 lebih banyak dibanding tahun 2006 dan 2007. Tempat tersebut dinilai paling nyaman dan murah untuk menikmati makanan cepat saji.

Itulah fakta-fakta mengejutkan di balik industri makanan cepat saji. Masih mau makan di restoran cepat saji?

sumber : merdeka.com